Pemindahan Benda Peninggalan Kerajaan Bone Berpolemik

  • Bagikan
Museum Lapawawoi

FAJAR.CO.ID, BONE  -- Benda peninggalan raja Bone di Museum Lapawawoi di Kabupaten Bone kembali berpolemik. 

Andi Baso Bone selaku pemilik 80 persen barang tersebut menagih janji Pemda yang telah disepakati bersama. Sebab hingga saat ini belum ada terealisasi. 

"Jadi ada tujuh poin dalam surat kesepakatan bersama itu dan sama sekali belum ada yang dipenuhi," ucapanya saat ditemui FAJAR, Minggu, 27 November 2022.

Lebih lanjut ja mengatakan kalau pemerintah daerah tidak bisa memenuhi poin-poin itu, ia hanya minta barangnya dikembalikan. 

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa seiring berjalannya waktu pihak Pemda meregistrasi barang-barang tersebut tanpa melibatkan dirinya.

"Padahal di surat kesepakatan, harus dihadiri ke dua belah pihak, ini saya tidak dilibatkan dan diberitahu sama sekali," tuturnya.

Ia juga menambahkan, dirinya menunggu niat baik pihak Pemda untuk menyelesaikan masalah ini. 

Berikut isi surat kesepekatan bersama ke dua belah pihak; 

Sehubungan dengan adanya permasalahan terkait pemindahan barang-barang museum ke tempat yang lain, Seningga kedua belah pihak membuat kesepakatan yang isinya sebagai berikut. 

1. Bahwa pihak pertama dan pihak kedua bersedia menyelesaikan permasalahan

kesalapahaman tersebut secara kekeluargaan serta akan menjalin hubungan kekeluargaan yang baik.

2. Bahwa pihak pertama akan dicarikan lahan tanah olen pemerintan untuk beraktifitas di bidang kebudayaan. 

3. Bahwa pihak pertama dibuatkan SK untuk dijadikan tenaga ahli kebudayaan. 

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan