Pergantian Panglima TNI, Susaningtyas Kertopati: Rotasi Matra Itu Penting

  • Bagikan
Prajurit Korps Marinir TNI AL. Ilustrasi. Foto: Dispenal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Perindo Susaningtyas Kertopati mendukung adanya rotasi dalam pergantian Panglima TNI. Hal mengingat, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan pensiun pada (21/12) mendatang.

“Rotasi matra itu penting, satu untuk apa? supaya berkeadilan, kedua kalau sekarang itu TNI AL yang jadi kan Pak Jokowi selalu mengedepankan maritim, kejayaan martiim itu apabila TNI AL yang jadi,” kata Susaningtyas dalam diskusi bertajuk ‘Panglima TNI Baru dan Pekerjaan Rumah Sektor Pertahanan’ di kantor DPP Perindo, Jakarta Pusat, Minggu (26/11).

Mantan Anggota Komisi I DPR ini pun menyebut, rotas Panglima TNI juga mampu membangkitkan semangat prajurit, keyakinan dan kepercayaan prajurit pada masing-masing matra. Namun, itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

“Ada baiknya rotasi itu dilakukan,” tegas Susaningtyas.

Dalam kesempatan yang sama, pengamat intelijen dan terorisme Ridlwan Habib mengharapkan, sosok pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa harus mampu memahami proses politik yang terjadi di Indonesia, tidak hanya sekadar memahami TNI semata. Menurutnya, Panglima TNI harus memahami proses politik yang tidak bisa dipisahkan dari persiapan Pilpres 2024.

“Panglima TNI harus memahami hal itu. Bukan berpolitik praktis ya. Panglima TNI tidak boleh berpolitik praktis, TNI harus tetap berada di atas semua golongan, di atas semua partai politik dan tidak boleh memihak salah satu partai politik, tetapi tentu harus memahami dinamikanya,” ucap Ridlwan.

Dia mengungkapkan, dinamika Pilpres dan Pemilu akan berpengaruh pada stabilitas keamanan. Karena itu panglima yang baru harus paham dinamika dan proses Pemilu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan