Peserta Nusantara Bersatu Akui Dibayar, Yan Harahap: Aroma ‘Bangkai’ Kecium Juga

  • Bagikan
Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat Yan A Harahap

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Deputi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Yan Harahap menanggapi relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertajuk Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang mengaku dibayar.

Yan Harahap menuliskan curhatan tentang seseorang yang menyimpan kebohongan, yang dia ibaratkan seperti bangkai.

Pasalnya, relawan mengaku menerima bayaran setelah hadir di acara tersebut.

Berdasarkan penelusuran, terdapat relawan Jokowi yang mengaku diberi uang uang Rp100 ribu.

Menurut relawan perempuan ini, dirinya juga mendengar ada peserta yang hanya dibayar Rp50 ribu.

Lebih lanjut, dia sempat mengeluh karena tidak mendapatkan jatah makan siang.

Hal itu disampaikan Yan Harahap dalam akun Twitter pribadinya, dikutip pada Senin 28 November 2022.

"Aroma ‘bangkai’ kecium juga," ujar Yan Harahap.

Sebelumnya, acara yang digelar relawan Presiden Joko Widodo bertajuk Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu hari ini (26/11) menuai kecaman dari netizen.

Pasalnya beberapa waktu lalu pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sempat menyatakan bahwa Stadion Utama GBK tidak boleh digunakan untuk konser dan kegiatan lain hingga Piala Dunia U20 2023 yang digelar mulai 20 Mei sampai 11 Juni tahun depan.

“Tidak boleh [pakai GBK]. Pokoknya begitu sudah mulai masuk Kementerian PUPR untuk renovasi, itu sudah ditujukan untuk Pildun. Kan banyak [stadion] yang tidak dipakai, kayak Pakansari, Patriot, itu kan tidak dipakai,” ucap Zainudin. Rabu (2/11)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan