Profil Laksamana Yudo Margono, Calon Tunggal Panglima TNI

  • Bagikan
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono disinyalir bakal menjadi Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sosok Yudo Margono merupakan perwira cemerlang yang berasal dari anak petani tulen di Desa Garon Jawa Timur. Kini Yudo merupakan calon tunggal Panglima TNI.

Yudo Margono dilahirkan pada 26 November 1965 atau baru saja merayakan ultah ke-57. Yudo dibesarkan di Desa Garon, Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Dia berasal dari keluarga sederhana yang berprofesi sebagai petani.

Ia Mengeyam pendidikan dasar di SDN 02 Garon dan menamatkan Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 1 Mejayan.

Yudo yang mengaku anak petani tulen ini juga harus mengeluarkan ongkos pulang-pergi naik bus serta untuk makan sehari-hari.

Perjuangannya tak sampai di situ, Yudo harus rela tidur di masjid selama proses pendaftaran karena dirinya tak punya kerabat di Surabaya.

“Kayak saya, rumah Madiun daftarnya pas itu di Surabaya. Akhirnya saya ngeluarin duit buat naik bus pulang pergi untuk makan,” kata Yudo.

“Terus saya waktu itu tidur di masjid karena kan memang nggak ada saudara. Mungkin ya seperti itu,” sambungnya.

Selepas lulus SMA, Yudo mendaftar di Akabri bersama teman-temannya. Namun dari 12 temannya, hanya Yudo yang masuk dan diterima di Akademi Angkatan Laut.

Dirinya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ke-27 sejak tanggal 20 Mei 2020.

Yudo diketahui alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988.

Perjalanan Karier

Perjalanan karier Yudo tergolong cemerlang. Yudo dipercaya menjadi komandan kapal perang, antara lain KRI Pandrong-801, KRI Sutanto-877, dan KRI Ahmad Yani-351.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan