Tegaskan PDIP Ingin Trah Soekarno Tetap Berlanjut, Masinton: Bukan Ujug-ujug Muncul

  • Bagikan
Politisi PDIP Masinton Pasaribu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Politisi PDIP Masinton Paribu mengungkapkan kekhawatirannya jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Masinton menegaskan bahwa kader PDIP menginginkan ada penerus trah Bung Karno yang mengerti betul arah pemikiran sang proklamator.

Hal itu disampaikan Masinton dalam kanal Youtube Refly Harun, dikutip pada Senin 28 November 2022.

"Kita tahu bahwa JK (Jusuf Kalla) pernah terlempar dari Golkar. Tapi ketika jadi Wakil Presiden jadi ketua umum. Jadi siapapun yang menjabat sepertinya sangat mudah men-take over (mengambil alih) parpol. Saya menangkap pesan dari Bu Mega, jika Ganjar naik akan mengahabisi trah Soekarno?" tanya Refly yang dikutip pada Kamis (26/5).

"Sebenarnya yang khawatir bukan Bu Mega, tapi kami kader. Kader selalu berkepentingan agar partai ini tetap dengan trah Bung Karno, karena itu adalah roh dari ideologi perjuangan kami," jawab Masinton.

Masinton juga mengatakan bahwa kader PDIP tidak menginginkan ada sosok lain yang mengambil alih PDIP.

"Kami enggak mau tuh ujug-ujug muncul yang lain, yang enggak punya sejarah dengan Bung Karno tau-tau mau (nyapres). Katakan nih, karena punya kuasa, punya modal men-take over (mengambil alih) ini, enggak bisa," ujar dia.

Pasalnya, kata dia, PDIP memiliki sejarah yang sulit, khususnya untuk mengembalikan trah Soekarno yang mana embrionya dari Partai Nasional Indonesia (PNI).

"Kalau kita lihat tonggak republik ini PDI. Kalau kita runut dari PNI, Bung Karno dengan ide merdekanya," ujar dia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan