Anggaran Penanganan Banjir DKI Jakarta 2023 Tembus Rp10 Triliun, PKS Bilang Ini

  • Bagikan
BANJIR JAKARTA. Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2023 mengalokasikan anggaran yang besar untuk penanganan banjir di Ibu Kota. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2023 mengalokasikan anggaran yang besar untuk penanganan banjir di Ibu Kota.

Hal itu membuat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin optimistis Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bisa mengurangi banjir di Jakarta.

Selain dengan anggaran besar dari APBD, menurut Khoirudin, program pengendalian banjir Jakarta di era Heru bisa berjalan dengan optimal juga karena mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah pusat.

“Saya optimis karena kali ini, Pj Gubernur mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” katanya saat ditemui di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (29/11).

Sejak pertama menjabat, politikus PKS itu menyebut Heru telah mengebut progam normalisasi sungai untuk mengatasi banjir. Hal itu dibuktikan dengan dirinya yang telah bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk penggarapan normalisasi dan sodetan hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto untuk proses pembebasan lahan.

“Tak hanya izinnya yang keluar untuk naturalisasi sungai, tapi juga uang dari pusat turun untuk penanganan banjir. Para ahlinya juga diturunkan, menterinya ikut turun langsung. Jadi saya optimis, ini bagus untuk masyarakat,” urai Khoirudin.

Dari segi RAPBD 2023 yang telah disepakati, Pemprov DKI mendapatkan suntikan dana besar untuk program pengendalian banjir. Anggaran penanganan banjir Jakarta pada tahun 2023 dialokasikan lebih dari Rp 10 triliun dari total RAPBD sebesar Rp 83,78 triliun.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan