Atasi Over Kapasitas, Dua Lapas Baru Bakal Dibangun di Sulsel

  • Bagikan
Ilustrasi tahanan lapas (Dok. Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Over kapasitas menjadi permasalahan dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan (Lapas). Di Sulsel pun Lapas baru akan direalisasikan.

Dua daerah yang menjadi bidikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulsel Liberti Sitinjak yaitu di Maros dan Luwu Raya. Lokasi tersebut pun dalam waktu dekat akan ditinjau.

"Lokasinya di daerah Luwu Raya, dan Maros. Ada 50 hektare. Kita berharap itu bisa segera kita realisasikan," ungkapnya.

Dia pun berharap lahan tersebut secepatnya dapat direalisasikan agar Lapas dan Rutan yang berada di Sulsel tidak over kapasitas kembali. "Nanti kita pergunakan untuk sesuai degan kebutuhan Menteri Hukum dan HAM di Sulsel," harapnya.

Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, menanggulangi Lapas yang over kapasitas menjadi fokusnya.

"Langkahnya kita akan kirim yang ketidak yang padat, dan juga punya program asimilasi integrasi," katanya sesaat setelah kegiatan Yassona mengajar di SD Percontohan PAM, kemarin.

Dengan begitu, ia pun akan menambah jumlah Lapas agar tidak terjadi over kapasitas. Namun, hal tersebut pun akan dipertimbangkan dengan melihat kondisi finansial.

"Tentunya menambah Lapas sesuai dengan kemampuan finansial kita," jelasnya.

Dia juga berharap dengan revisi Undang-undang Narkotika yang akan rampung nanti, para pecandu tidak ditempatkan di Lapas lagi melainkan akan direhabilitasi.

"Apalagi itu pecandu setelah di assessment tidak dibuat di Lapas, tetapi direhabilitasi itu akan mengurangi tekanan kepada over kapasitas kita," tuturnya. (*/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan