JK Berharap Presiden Netral Jelang Pemilu, Kader PKB Langsung Ungkit Peristiwa di GBK

  • Bagikan
Jusuf Kalla. (Youtube RGTV channel ID)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Kader PKB Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar menyoroti pernyataan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengatakan seorang presiden harus tetap netral menjelang Pemilu 2024.

Gus Umar menyindir sikap Jokowi yang pernah menyebutkan ciri Presiden RI yang akan terpilih di hadapan relawannya.

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Selasa 29 November 2022.

"Gak mungkin pak. Di GBK saja jelas dia kampanye pemimpin rambut putih," ujar Gus Umar.

Diketahui, Jusuf Kalla atau JK menyampaikan pemilu menjadi peristiwa penting setiap 5 tahun untuk menentukan arah bangsa ke depan. Hal itu disampaikan JK dalam podcast YouTube Rocky Gerung, RGTV channel ID.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menekankan agar Jokowi sebagai kepala negara mesti menjaga demokrasi di Tanah Air dengan baik.

"Ya, artinya menjelang Pemilu itu sebagai Presiden, kepala negara tentu menjaga demokrasi itu sendiri berjalan dengan baik. Sebagai Presiden yang tentu sudah dua kali harus betul-betul netral. Betul-betul menjaga kehidupan sesuai dengan UU," ujar JK.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat. Menurutnya, ciri pemimpin tersebut terlihat dari dari penampilan dan wajahnya.

"Perlu saya sampaikan pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya. Itu kelihatan dari penampilannya itu kelihatan," kata Jokowi di acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/11).

Jokowi berkata, pemimpin yang memikirkan rakyat banyak kerutan di wajahnya. Selain itu, rambut pemimpin tersebut berwarna putih.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan