JK Mengaku Heran Ahoker Masih Dendam Pilkada 2017, Benny K Harman: Tidak Siap Kalah, Maunya Menang

  • Bagikan
Waketum Demokrat, Benny K Harman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny K Harman, memberi respons atas pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Indonesia. Jusuf Kalla (JK) soal pendukung Basuki Tjahaha Purnama alias Ahok yang masih kerap berbuat onar.

Benny membenarkan pernyataan JK soal hal tersebut. Menurut Benny, para pendukung Ahok tidak siap kalah. Mereka hanya ingin menang terus.

"Tidak siap kalah, maunya menang. Kalo menang mereka bilang kubu pro pancasila menang," ujar Benny dikutip dari unggahan twitternya, @BennyHarmabID (29/11/2022).

Benny melihat, jika mereka (Pendukung Ahok) kalah, maka akan menuduh yang menang merupakan bagian dari kubu pro khalifah dan memainkan politik identitas.

"Cara politik memecah belah bangsa ala penjajah abad 18-19. Perlu waspada," tandasnya.

Sebelumnya, JK menanggapi isu dirinya yang dianggap sebagai kingmaker untuk Anies Baswedan. JK mengatakan, sudah mengenal Anies jauh sebelum eks Mendikbud itu menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Namun, dia mengatakan dekat dengan semua pihak bukan hanya Anies. JK bilang mengenal Anies secara dekat saat dirinya bagian dari Pembina Yayasan Universitas Paramadina dan Anies sebagai Rektor.

JK menuturkan, kerap berdiskusi dengan Anies dan beberapa pembantu rektor dan dosen Universitas Paramadina.

Dia mengatakan momen itu terjadi sebelum dirinya menjabat Wakil Presiden RI. Dia pun tak menampik upayanya yang mendorong Anies maju ke Pilkada DKI 2017.

Saat itu, dia mengaku berhubungan intens dengan Gerindra serta PKS yang akhirnya mengusung Anies sebagai cagub DKI.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan