Anggaran Bagi-bagi Rice Cooker Belum Disetujui, Susi Pudjiastuti: Lebih Baik Bangun 30 Sekolah

  • Bagikan
Susi Pudjiastuti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Keuangan belum menyetujui anggaran program bagi-bagi rice cooker senilai Rp300 miliar.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti menyarankan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mengalihkan anggaran itu untuk membangun gedung sekolah.

Pasalnya kata dia, banyak bangunan sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“lbu tersayang. Tolong minta mereka untuk mengubahnya menjadi gedung 30 sekolah dengan 6 ruang kelas baru. Banyak bangunan sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan,” ujarnya dalam unggahannya, Rabu, (30/11/2022).

Selain itu Susi juga memberikan opsi lain dengan menggratiskan ribuan dari tagihan listrik satu tahun.

“Atau gratis ribuan dari tagihan listrik satu tahun. Sehingga mereka dapat menggunakan uang mereka untuk hal lain,” tandasnya.

Diketahui, program yang menjadi bentuk elektrifikasi ini masih sebatas pembahasan di Komisi VII DPR RI.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan anggaran program bagi-bagi rice cooker senilai Rp300 miliar masih belum disetujui oleh Kementerian Keuangan.

Dadan mengatakan hal itu menjadi salah satu kendala dalam rencana program bagi-bagi penanak nasi listrik (PNL) atau rice cooker.

"Rp300 miliar pengadaannya, tapi sampai sekarang belum ada itu anggarannya masih usulan dibahas di Komisi VII DPR RI," kata Dadan kepada wartawan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, dikutip dari detikfinance, Selasa (29/11).(selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan