Saking Tegangnya di Menit-menit Akhir, Pelatih Amerika Sampai Bilang Rambut di Kepalanya yang Botak Berkurang

  • Bagikan
Gregg Berhalter / Reuters

FAJAR.CO.ID, DOHA—Tim nasional Amerika Serikat lolos dari lubang jarum. Menghadapi Iran di laga terakhir Grup B hari ini, mereka menang 1-0.

Adalah pemain Chelsea, Christian Pulisic yang menjadi pahlawan kemenangan The Yanks. Ia mencetak satu-satunya gol di pertandingan ini pada babak pertama.

Dengan kemenangan ini, AS mendampingi Inggris yang finis sebagai juara grup usai melibas Wales tiga gol tanpa balas. Dan pelatih AS Gregg Berhalter tak bisa menyembunyikan perasaannya setelah laga.

Pelatih berkepala plontos itu menyebut dirinya sangat tegang di menit-menit akhir. Itu karena sembilan menit tambahan waktu coba dimanfaatkan Iran yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke 16 besar.

“Saya memiliki lebih sedikit rambut di kepala saya sekarang!” kata Berhalter bercanda usai pertandingan seperti dikutip dari Daily Mail.

Ia mengaku benar-benar tegang di menit-menit terakhir. “Dengan injury time baru ini, saya menghitung setiap detik. Ini membuat stress,” ungkapnya.

Karena finis sebagai runner up Grup B, Amerika akan berhadapan dengan Belanda yang memuncaki Grup A. “Kami akan mengambilnya dan melawan Belanda,” jelas Berhalter. (amr)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan