Sempat Dikritik DPRD DKI Jakarta, Dana Hibah untuk Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya Kini Sebesar Rp300 Miliar

  • Bagikan
Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID -- Dana hibah untuk Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya di jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jakarta diusulkan Dinas Perhubungan mencapai Rp463,21 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2023. Nilai tersebut didasarkan pada delapan proposal yang diajukan Dishub.

Namun begitu, Ketua Komisi B DPRD DKI, Ismail, mengatakan bahwa dana hibah yang disetujui pihaknya hanya enam proposal dari delapan proposal yang diajukan.

“Kita di komisi B dari 8 proposal menyusut menjadi 6 proposal dan kita serahkan keputusannya di banggar besar mana yang disetujui,” katanya kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Nilai terakhir untuk hibah Forkopimda yang diketahui ada dalam APBD 2023 menurut Ismail adalah sebesar kurang lebih Rp 300 miliar. Ia tidak ingat secara detail karena penyisiran kembali dilakukan dalam anggaran tersebut oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta.

“Kalau di banggar kemarin kita lihat diberi kewenangan BPKD untuk lakukan sortir,” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam rapat Banggar terakhir pada 24 November 2022, Ismail mendetailkan enam alokasi hibah di Dishub DKI yang disetujui pihaknya adalah sebesar Rp463,18 miliar dengan rincian sebagai berikut:

  1. Proposal hibah dari Kapolda Metro Jaya senilai Rp 75,47 miliar untuk pengembangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
  2. Proposal hibah dari Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Rp 8,18 miliar untuk pengadaan kendaraan dinas khusus Kodam Jaya.
  3. Proposal hibah dari Puspomal Rp 7,67 miliar untuk peningkatan sarana dan prasarana Mako Puspomal.
  4. Proposal hibah dari Kapolda Metro Jaya Rp 130,78 miliar untuk pengadaan peralatan mobile target profiling surveylance.
  5. Proposal hibah dari Kodam Jaya/Jayakarta Rp 161,09 miliar untuk pengadaan sarana dan prasarana Korem 052 Wijayakrama.
  6. Proposal hibah dari Panglima Koopsudnas Rp 79,99 miliar untuk kebutuhan almatsus advanced protection unindetified objects airspace.

Sebelumnya, Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menyebut bahwa usulan dana hibah untuk Forkopimda tidak masuk akal karena sangat besar. Belum lagi, ia mengatakan bahwa pihak kepolisian dan anggota tentara sudah mendapatkan dana tersendiri dari pemerintah pusat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan