Beber Tiga Potensi Krisis, Sri Mulyani: APBN 2023 Dirancang Menjaga Optimisme

  • Bagikan
Menteri Keuangan, Sri Mulyani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan tiga potensi krisis yang akan dihadapi di tahun 2023 mendatang.

Diantaranya yakni krisis pangan, energi dan keuangan di berbagai negara yang tidak memiliki pondasi yang kuat.

Krisis ini tidak terlepas dari risiko global terutama dengan kenaikan barang-barang yang berhubungan dengan pangan dan energi menyebabkan inflasi global melonjak tinggi.

“Yang kemudian menimbulkan respons kebijakan dalam bentuk pengetatan moneter dan kenaikan suku bunga,” lanjutnya, dalam konferensi pers, Kamis, (1/12/2022), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Oleh karena itu kata bendahara negara ini, Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan berbagai risiko tersebut.

Ekonomi global dengan inflasi tinggi dan pengetatan moneter diperkirakan juga akan mengalami stagflasi.

Selain itu, tensi geopolitik kata dia juga berpotensi meningkatkan risiko dari non ekonomi.

“APBN 2023 dirancang sebagai instrumen untuk tetap menjaga optimisme dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan dari risiko global,” tandasnya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan