Dishub Minta Penyedia Jasa Transportasi Online Tidak Naikkan Tarif Sebelum SK Gubernur Keluar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Diskusi Publik Laboratorium Riset Kebijakan dan Manajemen Publik edisi Desember diadakan di Aula Prof Syukur Abdullah, FISIP UNHAS pada Kamis (1/12/2022) pukul 13.30 Wita sampai selesai.

Diskusi kali ini mengangkat tema 'Membedah kebijakan Tarif Angkutan transportasi Khusus (ASK) Sulawesi Selatan'.

Dalam diskusi dihadirkan pembicara Dosen Unhas, perwakilan Dinas Perhubungan Sulsel, perwakilan Bank Indonesia serta perwakilan dari aplikasi Gojek dan Maxim.

Banyaknya komunitas transportasi online menjadi salah-satu tantangan penting terkait menentukan tarif baru utamanya di Sulawesi Selatan.

Kabid Angkutan Dishub Sulsel, Muhammad Anis mengaku pusing dengan banyaknya tuntutan yang diminta oleh para pengendara yang berasal dari komunitas-komunitas.

"Kami dari pemerintah dipusingi oleh mereka," kata Dishub Makassar Hj. Anis.

Disisi lain, perwakilan Grab yang turut hadir mengatakan jika posisi aplikator saat ini masih tumpang tindih. Aplikator tidak berhak menentukan tarif.

Terakhir sebagai penutupnya, Anis meminta kepada komunitas di lapangan utamanya penyedia transportasi online agar tidak menaikkan tarif.

"Saya minta kepada komunitas, sesuai informasi yang kami terima di lapangan sudah ada perang tarif. Jadi silahkan gunakan tarif yang lama sebelum SK Gubernur keluar," kata Anis. (Elva/Fajar).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan