Harus Menunggu 5 Tahun Pasca Bebas, MK Putuskan Eks Napi Koruptor Tak Bisa Nyaleg

  • Bagikan
Ilustrasi gedung Mahkamah Konstitusi (Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Mantan narapidana kasus korupsi atau koruptor yang ingin bertarung di Pemilu 2024 harus gigit jari. Terlebih jika mereka baru saja keluar dari sel.

Dalam putusan terbarunya, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mantan terpidana korupsi bisa mencalonkan diri menjadi anggota legislatif selama 5 tahun setelah keluar penjara.

Ketua MK Anwar Usman menyampaikan hal itu dalam sidang yang disiarkan Chanel YouTube Mahkamah Konstitusi, Rabu (30/11/2022) kemarin.

MK menilai hal itu untuk memberi waktu introspeksi diri eks koruptor. "Mengadili. Mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian," kata kata Ketua MK Anwar Usman

Pasal 240 ayat 1 huruf g yang diubah awalnya berbunyi:

Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana;

MK mengubahnya menjadi:

Bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota adalah Warga Negara Indonesia dan harus memenuhi persyaratan:

(i)tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali terhadap terpidana yang melakukan tindak pidana kealpaan dan tindak pidana politik dalam pengertian suatu perbuatan yang dinyatakan sebagai tindak pidana dalam hukum positif hanya karena pelakunya mempunyai pandangan politik yang berbeda dengan rezim yang sedang berkuasa;

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan