Imam Masjid Al-Hidayah Ditangkap Densus 88 Antiteror Usai Salat Subuh, Begini Kesaksian Jemaah

  • Bagikan
ilustrasi -- densus 88 antiteror

FAJAR.CO.ID, SOLO - Densus 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial M (43) warga kelurahan Parangjoro, Grogol, Sukoharjo, Kamis (1/12) pagi.

M diketahui sebagai seorang imam salat rawatib di Masjid Al-Hidayah, Parangjoro, Grogol, Sukoharjo.

Menurut salah seorang jemaah berinisial R, selain menjadi imam salat, M juga sering mengisi pengajian. M sering mengisi memberikan ceramah setiap hari Selasa dan Kamis.

"Sepengetahuan saya orangnya baik. Isi khotbahnya ringan. Orang tua di sini juga mau-mau saja," terangnya.

R juga mengungkapkan bahwa M sehari-hari berkerja secara serabutan. Dia memiliki seorang istri yang berprofesi sebagai penjahit. "Saya juga kaget atas penangkapan ini. Dia warga sini asli," lanjut dia.

Sementara itu, saat penangkapan berlangsung, R menuturkan bahwa salah seroang jemaah sempat berteriak dan berkata M dijemput oleh seseorang.

"Ada dua orang yang telat. Motornya diparkir di depan masjid. Saat saya kembali jemaah ada yang teriak jika M dijemput seseorang," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima operasi Densus 88 terjadi di 3 kecamatan, yakni Kartasura, Grogol, dan Bendo Sari.

Namun, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan belum bisa mengonfirmasi informasi tersebut. "Lokasi juga kami belum ada konfirmasi dari Densus 88. Nanti Mabes Polri yang rilis," tuturnya. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan