Kompetisi Liga 1 Gunakan Sistem Bubble, Tavares Ungkap Kerugian yang Bakal Dialami Timnya

  • Bagikan
Bernardo Tavares

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 kembali ditunda. Rencananya kompetisi akan dimulai dengan sistem bubble atau terpusat.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares menyebut sistem seperti itu bakal merugikan timnya.

"Kalian bisa lihat bahwa track record kita saat bermain di Parepare sangat bagus, empat menang dan sekali seri. Jika bisa memilih, tentu saja saya lebih senang untuk bermain di Parepare. Tapi memang kondisinya tidak memungkinkan," kata Bernardo Tavares di stadion Kalegowa, Rabu (30/11/2022).

Menurutnya, jika berlaga jauh dari kandang para pemain dikhawatirkan akan kehilangan motivasi bermain. Karena tidak adanya faktor dukungan suporter.

Terlebih mereka perlu suntikan moral tambahan demi bertahan di papan atas persaingan Liga 1. Dan atmosfer membuat Stadion Gelora BJ Habibie jadi tempat angker bagi tim-tim tamu.

“Memang yang paling penting adalah memulai liga kembali. Tapi saya mau kita kembali mendulang poin di Parepare. Tak cuma sebagai tambahan dukungan bagi para pemain, tapi juga sangat membantu pemasukan klub," ungkapnya.

Menurut Tavares PSM akan mengalami beberapa kerugian. Termasuk di antaranya kehilangan poin krusial yang harusnya bisa dipetik.

"Dari enam laga tersisa (di putaran pertama, red.), ada empat pertandingan kandang yang harusnya kita mainkan di Parepare. Ini patut disayangkan memang. Dan jadinya tentu saja tidak bagus untuk kita," ujarnya. (Erfyansyah/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan