Korupsi Ekspor Daging Sapi dan Rajungan, Kejaksaan Agung Tetapkan Dua Tersangka

  • Bagikan
Dua tersangkan kasus korupsi skema ekspor daging sapi dan rajungan PT Surveyor Indonesia-Puspenkum Kejagung -Puspenkum Kejagung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi ekspor daging sapi dan rajungan PT Surveyor Indonesia.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung ketut Sumedana kedua oang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah mantan pejabat PT Surveyor Indonesia.

"Kedua tersangka yaitu, BI selaku Direktur Operasi PT Surveyor Indonesia (2016-2018) dan AN, selaku Kepala Sektor Bisnis PIK PT Surveyor Indonesia," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 1 Desember 2022.

Dijelaskan Ketut, BI menjadi tersangka dalam dua kasus, yaitu kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) daging sapi dan rajungan.

Sementara AN menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) rajungan.

Ketut juga menjelaskan peran kedua tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan SKEBP daging sapi dan rajungan.

"BI dan AN secara melawan hukum telah bekerjasama merealisasikan kegiatan SKEBP daging sapi dan rajungan yang tidak memenuhi kaidah ketentuan perusahaan dan menjadikan PT Surveyor Indonesia sebagai jaminan (guarantor) untuk Bill of Exchange (BOE) atas kegiatan bisnis ilegal yang dilakukan oleh para Tersangkasehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara," katanya.

Kedua tersangka pun kemudian dijerat pasal Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 9 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan