MUI Tolak Utusan Khusus AS Bidang LGBT, Muhammad Assaewad: Jangan Kasih Ruang

  • Bagikan
Muhammad Assaewad

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Owner Cyber Muslim Grup Muhammad Assaewad, memberikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah tegas menolak utusan khusus Amerika Serikat (AS) bidang LGBT.

"Terimakasih MUI!," ujar Muhammad Assewad dikutip dari unggahan twitternya, @Muhammad_Saewad (01/12/2022).

Menurut Assaewad, Indonesia merupakan Negara Pancasila. Berketuhanan yang maha esa. Semua Agama dan keyakinan di Indonesia tidak ada yang mendukung LGBT.

"Jangan kasih ruang, kecuali mereka bertobat dan kembali ke hidup normal seperti manusia," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas, menolak kehadiran Utusan Khusus AS di bidang memajukan HAM kelompok LGBTQI Jessica Stern di Indonesia bulan depan.

"MUI menyatakan menolak dengan tegas kehadiran dari utusan khusus tersebut," kata Anwar dalam keterangannya, Kamis (1/12).

Anwar menilai, Pemerintah Indonesia sudah sepatutnya tidak menerima tamu yang tujuannya untuk merusak nilai-nilai luhur dari agama dan budaya bangsa Indonesia. Pasalnya, ajaran enam agama yang diakui di Indonesia saat ini tidak ada yang mentolerir praktek LGBTQl.

"Perilaku LGBT tersebut juga sangat berbahaya karena antimanusia dan kemanusiaan, sebab jika perilaku tersebut dibiarkan maka dia akan bisa membuat umat manusia punah di muka bumi ini," kata dia.

Di sisi lain, Anwar mengatakan agama telah mengajarkan fitrah seorang laki-laki menikah dengan perempuan, begitu pula sebaliknya. Ia menilai praktek LGBTQl bila diterapkan maka manusia di muka bumi dikhawatirkan punah.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan