Debat Panas Stafsus Menteri BUMN Soal Kereta Cepat, Said Didu: Yang Punya Otak Tidak Akan Membangun Hal Saling Kanibal

  • Bagikan
Jokowi meninjau progres kereta api cepat Jakarta-Bandung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengomentari unggahan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, soal kereta cepat.

Arya Sinulingga menyampaikan, yang namanya bisnis, pasti saling kanibal.

“Orang tua @msaid_didu anda kan ex-sesmen BUMN ya, pasti ngerti bisnis, ketika produk kita saling kanibal apa yang anda lakukan? Kecuali dulu anda jadi sesmen bukan karena pengetahuan bisnis anda bagus tapi karena punya backing,” ujar Arya Sinulingga Jumat, (2/12/2022).

Said Didu pun membalas dengan mengatakan, orang yang memiliki otak tak akan membangun sesuatu yang saling kanibal.

“Makanya bagi yang punya otak tidak akan membangun sesuatu yang saling kanibal. Karena kesalahan keputusan anda, anda rugikan rakyat tapi anda merasa bangga atas kesalahan yang merugikan rakyat tersebut demi menyelamatkan proyek China.
Belajar lagi tentang bisnis, kebijakan publik sono gih,” tutur pria kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan ini.

Awalnya, unggahan Said Didu yang dikomentari Arya yakni terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut KA Argo Parahyangan akan ditutup jika kereta cepat beroperasi.

“Demi China, apa pun dilakukan. Sekalian aja Tol Jakarta - Bandung ditutup,” ungkap Said Didu.

Diketahui, Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) rencananya akan beroperasi pada Juni 2023. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan