Investasi Telkomsel ke GoTo Disinyalir Kerugian Negara yang Disengaja, Faizal Assegaf: Aktor Kejahatan Bebas Bertindak Semaunya

  • Bagikan
Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan, mengatakan, harga saham GoTo sudah anjlok 60,9 persen sejak go public.

“Hari ini, investasi Telkomsel di saham GoTo mengalami kerugian Rp213,5 miliar, membuat total rugi menjadi Rp3,27 triliun,” bebernya, dalam unggahannya, Jumat (2/12/2022).

Lebih lanjut, kata dia, dengan menggunakan harga Rp141 per saham, Telkomsel rugi Rp3,06 triliun di saham GoTo.

“Masih bisa membesar, karena harga saham GoTo besar kemungkinan masih akan turun lagi, kerugian investasi Telkomsel ini bisa menjadi kerugian negara, yang disengaja,” lanjutnya.

Anthony Budiawan memaparkan, saham GoTo ditutup Rp141 per saham pada transaksi kemarin (1 Desember 2022), turun Rp10 dari rekor terendah pada transaksi sehari sebelumnya yang ditutup Rp151 per saham.

Kritikus Faizal Assegaf mengomentari unggahan ini. Menurutnya, pemerintah telah membuat kebijakan yang telah menggiring negara semakin terpuruk.

“Makin tambah rusak republik ini, negara digiring dalam aneka kebijakan di selokan kekuasaan yang sangat berbau busuk & menjijikan,” ujarnya.

Menurutnya, terlalu banyak problem krusial yang kelak menyeret rakyat dalam kekacauan bernegara.

“Sementara para aktor kejahatan bebas bertindak semaunya!,” tambahnya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan