Laksamana Yudo Margono Diharap Kembangkan Sistem Pertahanan di Indonesia

  • Bagikan
Panglima TNI terpilih, Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Laksamana Yudo Margono disetujui Komisi I DPR RI menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dalam rangka Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) terhadap Laksamana TNI Yudo Margono, Jumat (2/12/22).

Anggota DPR RI Dave Akbarshah Fikarno menekankan perlunya mengembangkan sistem pertahanan di Indonesia.

Dia berharap agar pengganti Jenderal Andika Perkasa itu bisa menjalankan tugas secara sistematis dan dapat mengoptimalkan segala upaya agar pertahanan dan keamanan Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga menekankan mengenai masalah keamanan di Papua, Aceh, hingga di Laut Cina Selatan, harus ditinjau kembali apakah Sumber Daya Manusia (SDM) dan sistem teknologi pertahanan sudah optimal atau belum.

“Atau kita ikut berinvestasi dengan membeli peralatan tempur yang lebih banyak? Tapi harus dilihat juga kemampuan perekonomian Indonesia agar uang dan waktu yang ada itu dapat dioptimalkan dengan baik,” beber dia.

Selain poin-poin tersebut, Dave juga berharap calon panglima TNI Laksamana Yudo Margono harus mempersiapkan strategi untuk menghadapi ancaman tidak terduga dan dapat terjadi kapan saja agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terutama dalam hal mempertahankan dan melindungi NKRI. (eds)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan