Rizal Ramli Sebut Jokowi Pre-mature Post Power Syndrome, Hensat: Blak-blakan Banget

  • Bagikan
Rizal Ramli (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ekonom Senior Rizal Ramli menyindir Presiden Joko Widodo dengan sebutan premature post power syndrome.

Post power syndrome adalah suatu kondisi kejiwaan yang umumnya dialami oleh orang-orang yang kehilangan kekuasaan atau jabatan yang diikuti dengan menurunnya harga diri.

“Pak Harto turun, enggak ribut menyiapkan penggantinya. Pak Habibie turun juga santai saja. Gus Dur turun tak menyiapkan pengganti bahkan jalan-jalan keluar negeri. Mbak Mega turun santai aja. SBY turun juga tak gopoh-gopoh capresnya. Ini kok Jokowi pre-mature Post Power Syndrome,” ujarnya dalam unggahannya di Twitter, Rabu (30/11/2022).

Pakar komunikasi politik Hendri Satrio membalas unggahan mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia itu.

“Bang @RamliRizal blak-blakan banget deh,” ungkap Hensat-sapaannya, Jumat (2/12/2022).

Komentar Hensat itu kemudian juga dibalas oleh Rizal Ramli.

Menurut Rizal Ramli, terlalu banyak manipulasi yang sengaja diulang oleh rezim saat ini.

“Sudah waktunya Hendri, terlalu banyak manipulasi dan spinning fakta-fakta dan kejadian yang sengaja sering di-ulang rezim kardus ini sehingga seolah-olah kebenaran, meniru tehnik Joseph Goebbels! Media mainstream sudah lama menjadi media PR kekuasaan. It’s time for change,” tandas mantan Menkeu ini. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan