Kiper Blunder Bodoh, Pelatih Australia Graham Arnold Hibur Pemainnya yang Menangis dan Tegaskan Mereka Sudah Bikin Bangga

  • Bagikan
Graham Arnold menghibur Mitchell Duke setelah Australia tersingkir dari Piala Dunia. (Foto: Getty Images: Francois Nel)

FAJAR.CO.ID, DOHA—Australia tersingkir dengan cara terhormat dari Piala Dunia 2022. Menantang tim favorit juara Argentina, mereka mampu bertempur hingga menit ke-98 dan nyaris saja memaksakan hasil imbang di menit-menit akhir.

Dalam laga  di Stadion Ahmad bin Ali di Doha, Argentina langsung unggul 2-0 berkat gol Lionel Messi dan Julian Alvarez. Gol Alvarez lahir dari kesalahan bodoh kiper Mat Ryan

Ia kehiilangan bola yang tidak perlu karena panik saat ditekan pemain Argentina. Alvarez pun dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang yang sudah ditinggalkan Ryan.

Pada akhirnya, blunder itu menentukan hasil menyakitkan Australia. The Socceroos hanya mampu mencetak satu gol melalui bunuh diri Enzo Fernandez setelah bola tendangan Craig Goodwin mengenai tubuhnya dan berbelok arah.

Australia punya dua peluang mencetak gol lagi lewat Aziz Behich dan pemain pengganti Garang Kuol. Peluang emas menyamakan kedudukan didapatkan Kuol di menit-menit akhir ketika ia berhadapan langsung dengan penjaga gawang Emiliano Martinez. Tetapi peluang itu digagalkan dengan brilian oleh Emiliano Martinez.

Terlepas dari blunder Ryan, Pelatih Australia Graham Arnold yang berusaha menghibur pemainnya yang kecewa dan menangis menegaskan kerja mereka sudah sangat membanggakan.

"Saya harus sangat bangga dengan para pemain. Anda tahu, kami bermain melawan pemain (tim) nomor tiga dunia. Dan gol pertama dari Messi adalah gol yang berkualitas. Kesalahan (Ryan) merugikan kami," katanya di abc.net.au.

"Saya hanya berharap semua orang di Australia benar-benar menghormati apa yang telah kami lakukan dan juga bangga dengan kami," tegasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan