Laksamana TNI Yudo Margono Tegaskan Soal Netralitas TNI dalam Pemilu 2024 Mendatang

  • Bagikan
Panglima TNI terpilih, Laksamana TNI Yudo Margono. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono telah menuntaskan fit and proper test serta verifikasi faktual calon panglima TNI. Sabtu (3/12) malam Yudo menyampaikan bahwa ada beberapa masukan dari Komisi I DPR. ”Yang jelas Laut China Selatan, kemudian Papua, kesejahteraan prajurit, netralitas TNI, dan banyak lagi,” ungkapnya kepada awak media.

Soal netralitas TNI dalam Pemilu 2024 yang menjadi sorotan, Yudo memastikan seluruh prajurit TNI tetap netral. Tidak akan memihak partai politik (parpol) dan calon pemimpin tertentu.

Menurut Yudo, prinsip netralitas itu telah disosialisasikan kepada seluruh prajurit. ”Kita tetap netral di dalam Pemilu 2024 nanti,” tegasnya.

Di luar netralitas TNI, Yudo menambahkan, dirinya akan meneruskan program Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan mengevaluasi beberapa hal bersama jajarannya. ”Tentunya akan kami evaluasi bersama juga dengan kepala staf angkatan,” imbuhnya.

Yudo menegaskan, dirinya tidak mungkin bekerja sendiri. Sehingga harus ada kerja sama dengan kepala staf angkatan dan instansi lainnya. Termasuk kerja sama dengan Polri. Di era kepemimpinannya, Yudo ingin personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI semakin baik. Terutama kesiapan maupun profesionalitas personelnya.

”Nanti Kogabwilhan I, II, dan (III) akan saya berdayakan. Baik operasional maupun latihan-latihan nantinya akan menjadi latihan gabungan. Di wilayah barat, tengah, maupun wilayah timur dipimpin oleh Pangkogabwilhan,” bebernya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan