Gempa Cianjur Dituding Gara-gara Wisata Seks dan LGBT, Habib Jafar Jawab Begini

  • Bagikan
Ustaz muda sekaligus pegiat media sosial, Habib Husein Jafar Al Hadar (foto: Instagram @husein_hadar)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ramai di media sosial mengaitkan bencana gempa bumi Cianjur dengan azab Allah. Ada yang mengatakan salah satu kabupaten di Jawa Barat itu kerap dijadikan tempat wisata seks hingga LGBT.

Gempa yang mengguncang Cianjur setidaknya telah merenggut 334 jiwa (data BNPB Sabtu 3 Desember). Sedangkan jumlah rumah rusak tervalidasi sementara tercatat 35.601 unit dengan rincian rusak berat 7.817, rusak sedang 10.589, dan rusak ringan 17.195.

Ustaz muda sekaligus pegiat media sosial, Habib Husein Jafar Al Hadar angkat bicara terkait anggapan sebagian masyarakat tersebut saat hadir di Podcast Deddy Corbuzier.

Awalnya Deddy menyinggung banyaknya cocoklogi yang dilayangkan netizen bahwa gempa Cianjur gara-gara maraknya wisata seks dan LGBT di sana.

"Banyak netizen yang bilang Cianjur tuh begitu gara-gara azab, ada yang ngomong wisata seks, ada yang bilang LGBT, menurut habib apakah ada azab seperti itu?" tanya Deddy Corbuzier dilansir dari kanal Youtubenya, Senin (5/12/2022).

"Pertama, etisnya jangan berdakwah bahwa Tuhan itu ada kepada orang kelaparan. Orang yang sedang kelaparan harusnya didakwahi oleh dakwah tindakan, kasih makan dulu," jawab Habib Jafar lugas.

"Setelah dia kenyang, baru bro Tuhan itu ada lho,” jelasnya kemudian.

Deddy Corbuzier lantas menimpali bahwa jika terjadi suatu bencana, yang pertama kali yang harus dilakukan adalah membantu korban dengan tindakan. Baru setelahnya mencari tahu alasan dibalik kejadian itu.

"Artinya saat terjadi bencana yang kita lihat itu bencananya dulu kan, menyelamatkan orang-orangnya dulu, setelah itu baru kenapa terjadi bencana," ucap Deddy.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan