Kejaksaan Agung Tahan Bambang Rianto, Ini Kasusnya

  • Bagikan
Direktur Operasi II PT Waskita Karya (persero) Tbk. periode 2018 sampai dengan sekarang Bambang Rianto, Senin (5/12/2022). (ANTARA/HO-Puspenkum Kejagung)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kasus dugaan korupsi penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan beberapa bank memasuki babak baru. Kejaksaan Agung telah menetapkan tersangka.

Selain menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini, Kejaksaan Agung juga langsung menahan Direktur Operasi II Waskita Karya Tbk periode 2018 hingga sekarang, Bambang Rianto, Senin, 5/12/2022.

Sebelum ditetapkan tersangka dan penahanan, penyidik Kejaksaan Agung terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Dari hasil pemeriksaan itu, penyidik akhirnya memutuskan untuk menetapkan tersangka dan penahanan.

Penahanan terhadap yang bersangkutan untuk 20 hari ke depan. Tersangka Bambang Rianto ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

"Terhitung sejak 05 Desember 2022 sampai dengan 24 Desember 2022," kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi.

Dia menjelaskan bahwa penyidik telah meningkatkan status penyidikan umum ke penyidikan khusus kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan beberapa bank oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Beton Precast Tbk dengan menetapkan tersangka berdasarkan dua alat bukti yang cukup.

"Tersangka saudara BR saat ini menjabat sebagai Direktur Operasional II PT Waskita Karya peripde 2018 sampai dengan sekarang," kata Kuntadi.

Dia menjelaskan perbuatan melawan hukum yang dilakukan tersangka adalah menyetujui pencairan dana "Supply Chain Financing" (SCF) dengan dokumen pendukung palsu.

"Guna menutupi perbuatannya, dengan dalih seolah-olah dipergunakan untuk pembayaran utang vendor yang belakangan kegiatan tersebut kami ketahui fiktif sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara," katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan