Komentari Tambang Emas Ilegal di Madina, Politisi Demokrat: Kapolda Jangan Berhenti

  • Bagikan
ilustrasi tambang ilegal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Demokrat Hendrik Halomoan Sitompul mendukung langkah Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, dalam menjalankan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit terkait penangkapan para penambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, Polda Sumut juga harus membuat posko pengaduan dan pengawasan terkait penambangan ilegal ini di daerah-daerah yang berpotensi munculnya tambang-tambang ilegal.

“Apa yang dilakukan oleh tim Polda Sumut dalam memberantas tambang ilegal di Kabupaten Madina ini membuktikan Kapolda kita, Pak Panca terus berkomitmen menjalankan perintah Pak Kapolri. Kita sebagai masyarakat di Sumatera Utara harus terus mendukung Pak Panca dalam memberantas tambang-tambang ilegal ini,” tegas Hendrik dalam keterangan pers dikutip website resmi DPR, Senin (5/12/2022).

Menurut Hendrik, keberadaan tambang-tambang ilegal di Mandailing Natal hingga saat ini sudah sangat meresahkan. Ia mengatakan persoalan ini sudah berulang kali dibahas dalam rapat dengar pendapat baik dari Komisi VII DPR RI maupun Komisi III DPR RI bersama mitra kerja.

Bahkan Hendrik juga menjelaskan beberapa bulan lalu, komisi VII dan III sudah pernah turun dan meninjau langsung kondisi tambang-tambang ilegal di Madina.

“Permasalahan tambang-tambang ilegal di Madina sudah sangat meresahkan. Tim gabungan komisi VII dan komisi III juga sudah pernah turun, dan melihat melalui udara kondisi di lapangan. Mulai dari keruhnya air-air sungai hingga gundulnya hutan-hutan di kabupaten paling selatan Sumatera Utara itu,” jelas Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan