Menyangkut Perut Rakyat, Jokowi Instruksikan Evaluasi Inflasi Setiap Pekan

  • Bagikan
Presiden Jokowi. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Inflasi di tengah ancaman resesi ekonomi global menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. Maka tidak heran, pengendalian inflasi di tanah air menjadi sangat penting.

Begitu pentingnya, Jokowi meminta pengendalian inflasi dibahas dan dievaluasi setiap pekan. Evaluasi setiap pekan itu dilakukan agar penanangan bisa tepat, sama ketika dilakukan pengendalian penyebaran covid-19.

Intruksi presiden itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Percepatan Realisasi dan Belanja Daerah di Gedung Kemendagri, Jakarta, Senin (5/10).

“Bapak Presiden ingin agar penanganan inflasi ini ditangani dengan mekanisme seperti pandemi, tiap minggu, yakni dibahas, dievaluasi. Sehingga kita semua tetap aware, tetap peduli, dan menjadi fokus, dan menjadi skala prioritas,” kata Tito.

Tito menyebutkan, dengan melakukan evaluasi pengendalian inflasi setiap pekan, pemerintah yakin akan berpengaruh pada masyarakat. Sebab, kenaikan harga barang dan jasa merupakan isu yang sangat erat dengan rakyat.

“Ini menyangkut masalah perut rakyat, kenaikan harga barang jasa akan sangat langsung berdampak kepada rakyat. Oleh karena itu, perlu terus kita kendalikan, apalagi di tengah situasi global yang mungkin ditahun ke depan juga tidak ringan,” jelasnya.

Mantan Kapolri ini optimistis bahwa angka inflasi Indonesia akan terus turun. Ini terlihat dari angka inflasi yang terus menurun, seperti pada Oktober 2022 sebesar 5,71 persen kemudian turun menjadi 5,42 persen pada November 2022.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan