Komentari Pasal 188 RKUHP, Denny Siregar: Harusnya Sebar Ajaran Khilafah Dihukum Minum Kencing Onta Selama 6 Tahun

  • Bagikan
Denny Siregar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyebar ajaran komunisme, Marxisme, leninisme ataupun ajaran di luar Pancasila terancam penjara.

Hal itu sesuai dengan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang diperbarui pada 30 November lalu.

Dalam Pasal 188 ayat 1 berbunyi “Setiap Orang yang menyebarkan atau mengembangkan ajaran komunisme/marxisme-leninisme atau paham lain yang bertentangan dengan Pancasila Di Muka Umum dengan lisan atau tulisan termasuk menyebarkan atau mengembangkan melalui media apa pun, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun”.

Kemudian ayat 2 jika ayat 1 dilakukan untuk mengubah atau mengganti Pancasila sebagai dasar negara, maka akan dipidana 7 tahun penjara.

Ayat 3 disebut, jika perbuatan ayat 1 dan 2 mengakibatkan terjadinya kerusuhan dalam masyarakat atau kerugian Harta Kekayaan, dipidana dengan pidana penjara paling lama sepuluh tahun.

Selanjutnya dalam ayat 4, jika ayat 3 mengakibatkan orang menderita luka berat, dipidana dengan pidana penjara paling lama
12 tahun.

Namun jika mengakibatkan
Dalam ayat 5 matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun penjara sesuai ayat 5.

Meski demikian, dalam ayat 6 disebut, bagu orang yang melakukan kajian terhadap ajaran komunisme/marxisme-leninisme atau paham lain yang bertentangan dengan Pancasila untuk kepentingan ilmu pengetahuan tidak akan dipidana.

Kemudian dalam pasal 189 bagian a disebut mendirikan organisasi yang diketahui atau patut diduga menganut ajaran komunisme/marxisme-leninisme atau paham lain yang bertentangan
dengan Pancasila dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan