Luapkan Kekecewaan kepada Ferdy Sambo, Kombes Susanto Haris: Bayangkan Majelis Hakim Bagaimana Keluarga Kami

  • Bagikan
Ferdy Sambo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Skenario jahat yang disusun Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua, dinilai telah banyak menghancurkan karier banyak polisi.

Betapa tidak, akibat skenario pembunuhan itu, sejumlah anggota kepolisian dipecat tidak hanya dari jabatan, tetapi juga dari kepolisian. Anggota polisi yang merasa jadi korban dalam kasus ini pun meluapkan kekecewaannya saat memberikan keterangan dalam persidangan.

Salah satunya dirasakan mantan Kepala Bagian Penegakan Hukum Provost Div Propam Polri, Kombes Pol Susanto Haris. Dia meluapkan isi hatinya kepada Ferdy Sambo. Dengan mata berkaca-kaca, Susanto merasa begitu kecewa atas perbuatan Sambo.

“Kecewa, kesal, marah, Jenderal kok bohong, susah nyari jenderal. Kami paranoid nonton TV, media sosial,” kata Susanto saat bersaksi untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Susanto menilai, Sambo telah menghancurkan karirnya dan banyak polisi lain di Korps Bhayangkara. Sebab, akibat perbuatan Sambo dirinya dihukum patsus 29 hari dan demosi 3 tahun. Sedangkan anggota polisi lainnya ada juga yang dihukum sampai dipecat.

“Jenderal kok tega menghancurkan karir. 30 tahun saya mengabdi, hancur di titik nadir, rendah pengabdian saya, belum (polisi) yang lain-lain,” kata Susanto.

“Kami Kabag Gakum yang biasa memeriksa polisi nakal, kami diperiksa. Bayangkan majelis hakim bagaimana keluarga kami,” tandasnya.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan