Motif Mayor BF Perkosa Perwira Kostrad Letda GER, Pakar Psikologi Forensik: Ada Pengaruh Narkoba

  • Bagikan
IST

FAJAR.CO.ID -- Motif Mayor Inf BF, Wadanden 2 Grup C Paspampres, melakukan pemerkosaan terhadap perwira Kostrad Letnan Dua TNI GER, masih terus didalami.

Kini, muncul dugaan penggunaan miras atau narkoba atas peristiwa tersebut. Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri mengungkap dugaan tersebut.

Dari analisanya, Mayor Inf BF melakukan aksi nekatnya kepada perwira pertama Kostrad Letnan Dua (Letda) TNI GER karena diduga tengah berada dalam pengaruh miras atau narkoba.

“Lantas apa yang melatari kenekadannya itu? Rasanya tak mungkin sekonyong-konyong dia kehilangan kecerdasannya. Kecuali jika ada pengaruh narkoba atau miras,” kata Reza saat dihubungi pojoksatu.id (jaringan fajar.co.id), Selasa (6/12/2022).

Dengan menggunakan narkoba atau miras, Mayor Inf Bagas Firmasiaga (BF) jelas mempunyai keberanian serta kehilangan akal sadarnya.

Sebab perbuatan Mayor Bagas itu risikonya akan berdampak kepada kariernya di TNI.

“(Penggunaan narkoba atau miras) yang memang bisa membuat pemakainya kehilangan akal sehat,” tuturnya.

Seperti diketahui, siasat licik Mayor Inf Bagas Firmasiaga, perwira Paspampres Grup C melakukan rudapaksa terhadap Letda TNI Kowad GER terjadi saat KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.

Saat itu, Mayor Bagas punya cara jitu sampai bisa masuk ke dalam kamar hotel Letda TNI GER. Sang junior pun tak pernah curiga.

Tindakan tak terpuji Mayor Inf Bagas dilakukan dengan modus berpura-pura melakukan koordinasi.

Hal itu terjadi pada malam hari dengan mendatangi secara khusus kamar hotel Letnan Dua Caj (K) GER yang menginap saat pengamanan KTT G20.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan