Pemprov Sulsel Janji Tarif Taksi Online Naik Rp 5.500 hingga Rp 7.500 Per Km, Driver Ancam Akan Kembali Demonstrasi Jika di PHP

  • Bagikan
Demonstrasi tuntut penyesuaian tarof angkutan sewa khusus (Foto: Arya/Fajar)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Aksi demonstrasi yang digelar 54 komunitas driver online di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) pada (6/12) siang tadi, menemui kesepakatan.

Massa aksi yang tergabung dalam aliansi Driver Online Bergerak (Dobrak), melakukan audiensi dengan Dinas Perhubungan dan Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Alhamdulillah hari ini Dinas Perhubungan dan Biro Hukum Gubernur telah menyepakati bahwasanya tarif batas atas 7.500 dan tarif batas bawah 5.500 akan mulai di berlakukan senin depan,” ungkap Ketua 1 Organisasi Angkatan Khusus (Oraski) Sulsel, Vesdi kepada wartawan.

Vesdi menuturkan, hal yang disepakati hari ini sudah 12 bulan yang lalu diperjuangan para driver online di Sulsel.

“Yang disepakati tadi alhamdulillah sudah sesuai dengan hasil rapat RDP tanggal 21 yaitu batas atas Rp 7.500 dan batas bawah Rp 5.500. Itu memang sudah menjadi kesepakatan forum. Yang hadir saat itu adalah seluruh aplikator, biro hukum gubernur, dinas Perhubungan, YLKI dan banyak stakeholder lainnya,” terangnya.

Walau demikian, ia mengaku pihaknya akan memastikan janji tersebut betul-betul ditindak lanjuti. Ia pun mengancam akan kembali melakukan demonstrasi jika hal tersebut tidak terealisasi.

“Namun kami dari pihak driver online menyatakan sikap, apabila senin depan, tarif dan SK tidak diberlakukan maka kami berjanji akan turun dengan gelombang yang lebih besar lagi,” tegasnya.

“Maka itu lah kami selama ini menuntut kenaikan karena kami merasa pihak aplikator terlalu banyak potongan yang diambil makanya driver menjadi susah,” pungkasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan