Soal Sosok Wanita Menangis di Rumah Ferdy Sambo, Bharada E Minta Dua ART dan Satu Ajudan Dihadirkan Saksi

  • Bagikan
Terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer Sungkem Minta Maaf ke Orang Tua Brigadir J-kompas tv-tangkapan layar youtube

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Teka-teki soal sosok wanita menangis di rumah Ferdy Sambo yang diungkap terdakwa pembunuhan Brigadir J, Bharada E masih menjadi pertanyaan.

Publik pun penasaran ingin tahun siapa sebenarnya sosok wanita yang menangis di rumah Ferdy Sambo tersebut.

Atas kesaksian yang disampaikan dalam persidangan sebelumnya itu, Bharada E meminta dua ART di rumah Ferdy Sambo serta 1 ajudan Sambo bernama Sadam memberi kesaksian soal wanita menangis dimaksud.

Bharada E melalui pengacaranya Ronny Talapessy mengatakan, untuk membuktikan perkataan kliennya Bharada Richard Eliezer, dia sudah meminta jaksa menghadirkan 2 asisten rumah tangga (ART) Sambo yang bernama Rojiah dan Sartini, serta satu ajudan Sambo bernama Sadam.

Namun, hingga kini ketiganya belum juga bersaksi di PN Jaksel terkait peristiwa menangisnya seorang perempuan di kediaman Sambo pada Juni 2022 ini.

“Saksi yang kita minta hadirkan sampai sekarang belum datang. Emang nggak ada di BAP, kita juga sudah minta ART sampai sekarang nggak datang. Jadi klien saya yang benar,” ucap Ronny, Selasa (6/12).

“Jadi gini, keterangan sudah sesuai, biarkan majelis hakim yang catat, kan kelihatan dalam perkara ini kelihatan siapa yang bohong atau tidak,” kata Ronny lagi.

Menurutnya, apa yang disampaikan Eliezer di persidangan soal wanita menangis di rumah Sambo di Jalan Bangka ini adalah benar.

“Tidak ada yang mengarang, tidak ada yang mengarang, itu sesuai apa yang Richard ketahui,” imbuh Ronny.

Ronny menjelaskan kliennya bercerita tentang momen wanita menangis itu karena ditanya hakim. Jawaban Eliezer, katanya, juga natural tidak dibuat-buat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan