Soroti Penjualan Pulau Widi, Yan Harahap Singgung Utang yang Makin Membengkak

  • Bagikan
Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat, Yan A Harahap [email protected]

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kader partai Demokrat Yan A Harahap menyoroti langkah pemerintah menjual Pulau Widi.

Melalui cuitannya di Twitter, Yan Harahap menyinggung utang yang membengkak menjadi alasan di balik penjualan aset negara itu.

“Utang makin membengkak, makin sulit cari utangan baru, mau bangun IKN tak ada dana, investor sepi peminat, maka aset negara pun dilelang. ‘Makin kacau’,” ungkapnya dikutip Fajar.co.id, Selasa (6/12/2022).

Sebelumnya, Menteri dalam negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan Pulau Widi tidak dijual, melainkan dilelang untuk menarik investor.

Mantan Kapolri itu menegaskan, pengelolaan nantinya akan melibatkan pihak lokal, dan juga memperhatikan aturan yang ada.

Penjualan pulau yang terletak di Maluku Utara itu, dilelang terbuka di situs Sotheby's Concierge Auctions.

Lelang tersebut dimulai pada 8 Desember 2022. Pada situs twrsebut, PT LII menawarkan pengelolaan pulau. Mereka mengaku sebagai pihak yang berhak atas pengelolaan tempat tersebut.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan