Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Gigin Praginanto: Skenarionya Berantakan Banget

  • Bagikan
Lokasi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto, mendadak menyinggung bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar pada Rabu (07/12/2022).

Bagaimana tidak, pasca ledakan, beredar di media sosial foto KTP disertai narasi bahwa orang yang ada dalam kartu identitas dan bernama Nurdin tersebut adalah pelaku.

Disebutkan bahwa pelaku peledakan Polres Astana Anyar diduga warga Kiaracondong, Kota Bandung.

Kiaracondong sendiri jaraknya tidak terlau jauh dari Polsek Astana Anyar sendiri cukup dekat, tidak sampai 10km.

Namun hal tersebut terbantahkan, karena pria bernama Nurdin tersebut bukanlah pelaku peledakan.

Menurut Gigin, skenario bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar itu terlalu berantakan.

"Skenarionya berantakan banget. Dibuat terburu-buru tampaknya. Jadi ada apa di baliknya? Pergantian menteri dan pejabat keamanan? Atau ada lagi yang lain?," ujarnya dikutip dari unggahan twitternya, @giginpraginanto (07/12/2022).

Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Jawa Barat Kombespol Ibrahim Tompo mengatakan, seorang anggota polisi tewas akibat bom bunuh diri di Kantor Polsek Astana Anyar.

Selain itu, dia menambahkan ada delapan orang lain mengalami luka-luka, yang tujuh di antaranya adalah anggota polisi dan seorang warga. Hingga kini, pihaknya masih melakukan verifikasi data-data sementara.

Ibrahim memastikan para korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Pada saat kejadian, Ibrahim mengatakan, anggota Polsek Astanaanyar sedang apel. Kemudian, pelaku bom bunuh diri masuk melalui gerbang dan meledakkan bom bunuh diri di kantor Polsek Astanaanyar sekitar pukul 08.20 WIB.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan