Heboh 100 Pulau di Maluku Mau Disewakan ke Asing, Said Didu: Perlu Pertimbangan yang Sangat Matang

  • Bagikan
Said Didu. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu, menyoroti keputusan Mendagri yang akan menyewakan 100 pulau di Maluku Utara.

Sebelumnya, heboh dikabarkan 100 pulau tersebut bakal dijual ke investor asing. Namun belakangan, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, PT Leadership Islands Indonesia (LII) melelang Kepulauan Widi, Maluku Utara, untuk mencari investor asing, bukan untuk dijual.

LII yang telah 7 tahun diberikan kesempatan untuk mengembangkan, sampai 2022 mengalami kekurangan modal dan belum melakukan pengembangan.

Untuk itu, Mendagri mencari pemodal asing. Dengan cara melelang. Tujuannya bukan untuk dijual. Namun, untuk menarik investor asing.

Menurut Tito, LII ingin mengembangkan kawasan Kepulauan Widi sebagai wisata berbasis ecotourism dengan berbagai fasilitas, seperti diving, snorkeling, dan lainnya. Menurut dia, hal itu akan mendorong sektor pariwisata.

Menanggapi hal itu, Said Didu beranggapan, jika menyewakan pulau tersebut mestinya perlu pertimbangan yang sangat matang. Harus hati-hati.

"Tapi menyewakanpun perlu dipertimbangkan dengan sangat matang karena penyewaan yang kurang hati-hati sangat potensial mengganggu kedalatan negara," ujarnya dikutip dari unggahan twitternya, @msaid_didu (06/12/2022).

(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan