Terungkap! Alasan Ferdy Sambo Membuat Skenario Tembak Menembak dalam Pembunuhan Brigadir J

  • Bagikan
Ferdy Sambo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo akhirnya mengungkap alasan sehingga dibuat skenario tembak menembak dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Alasan itu diungkap saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang lanjutan pembununan Brigadir J dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf, Rabu (7/12).

Alasan di balik skenario tembak menembak itu diungkap Ferdy Sambo karena dipertanyakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam pengakuannya, Ferdy Sambo mengaku cara itu dilakukan agar tidak dianggap telah terjadi penyalahgunaan senjata api oleh anggota polisi.

“Apa alasan saudara sampai harus membuat skenario seperti ini? di dalam benak saudara sampai harus membuat skenario tembak menembak, apa alasannya?,” tanya Hakim dalam persidangan terdakwa .

“Saya memang salah yang mulia,” jawab Sambo.

“Bukan, saya nanya dulu, salah nanti dulu. Apa alasan saudara sampai membuat skenario, berpikir di dalam benak saya, bahwa harus terjadi tembak menembak?,” tanya Hakim menegaskan.

“Karena di pengalaman dinas saya, di Perkap 19 Tahun 2009 tentang penggunaan senjata api itu yang mulia, yang bisa menyelamatkan anggota dalam kontak tembak itu adalah, dalam rangka melindungi diri sendiri dan orang lain,” jawab Sambo.

Diketahui, Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terancam hukuman berlapis. Musababnya, dia bersama istrinya Putri Candrawathi dan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan