Kutuk Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Aggota DPR: Terorisme Tidak Berkaitan dengan Agama Apa Pun

  • Bagikan
Polisi berjaga di sekitar Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (17/12), pasca ledakan bom. (Ajat Sudrajat/Antara)

FAJAR.CO.ID -- Anggota DPR RI, Eva Yuliana mengutuk keras aksi bom bunuh diri dan meminta jajaran Polri dan Densus 88 segera mengusut tuntas kejadian yang mengoyak perasaan publik itu.

“Saya pribadi dan Fraksi Partai NasDem DPR mengecam keras kejadian aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar itu. Aksi itu jauh dari rasa kemanusiaan,” ujar Eva dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem itu juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya satu anggota Polri dalam peristiwa bom bunuh diri di Markas Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (7/12/2022).

Legislator dari Dapil Jawa Tengah V ini juga meminta Polri mengevaluasi dan meningkatkan SOP (Standar Operasional Prosedur) pengamanan objek vital, terlebih menjelang Natal dan tahun baru.

“Polri perlu mengevaluasi dan meningkatkan awarnessnya, terlebih pada pelaksanaan SOP pengamanan objek vital,” pintanya.

Lebih lanjut, Eva juga meminta masyarakat tetap tenang menyikapi kejadian bom bunuh diri di Bandung itu.

Eva meyakini bahwa teror yang terjadi tidak berkaitan dengan agama atau kepercayaan apapun.

“Agama apapun pasti mengajarkan kita bisa saling membantu, saling bermanfaat dan bahu-membahu untuk mewujudkan kedamaian dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (pojoksatu/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan