Bansos di Daerah Kepulauan Diduga Disalahgunakan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID,PANGKEP--Bantuan Sosial (Bansos) milik warga di pulau terluar Kecamatan Liukang Tangaya diduga disalahgunakan.

Itu terungkap saat Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya (Himalaya) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Pangkep, Jumat, 9 Desember.

"Sangat kami sesalkan. Mengapa masih ada penerima bansos yang belum mendapatkan haknya. Ada bansos ataupun bantuan PKH dibeberapa desa yang dimana Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum mendapatkan," jelas Ketua Himalaya, Rapiuddin.

Ia juga mengungkap bahwa, bansos yang tak kunjung diterima oleh KPM itu berupa bantuan tunai dan non tunai sejak oktober lalu.

"Padahal kejadian seperti ini harusnya tidak terulang lagi. Apa yang diharapkan masyarakat penerima di kepulau jauh dari kenyataan. Mereka tidak mendapatkan bantuannya," katanya.

Pihaknya pun meminta agar DPRD melakukan fungsi pengawasannya dengan mengevaluasi kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa beserta Dinas Sosial dalam hal penyaluran bansos.(fit)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan