Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E Tetap Jalan, Ini Pesan Relawan Anies ke KPK

  • Bagikan
Anies Baswedan salat Jumat di di Masjid Raya Al Mashun.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn), Muhammad Ramli Rahim mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menjadi alat politik bagi penguasa dan oligarki.

Menurutnya selama lima tahun menjabat gubernur DKI Jakarta, tak ada yang bisa dipersoalkan dari Anies Baswedan meskipun terus menerus dicari kesalahannya.

"Anies diarahkan ke Formula E, sebuah event yang sukses luar biasa dan mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional. Tentu kita berharap, KPK tidak menjadi alat politik bagi penguasa dan oligarki," ujar Ramli Rahim dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Bagi Relawan Anies, semuanya diserahkan kepada Allah, SWT. "Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir," ucap Ramli.

Ia menegaskan Allah SWT sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baiknya penolong.

Relawan yakin sepenuhnya, secanggih apapun tipu daya manusia, tipu daya Allah sungguh jauh lebih hebat.

"Sebagaimana Allah menyebutnya dalam Dalam Al-Qur’an surat Ali Imran/3 : 54 : Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya," ungkap Ramli.

Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan lembaga yang dipimpinnya tidak akan terpengaruh dengan kekuasaan manapun dalam proses penyelidikannya.

"Penyelidikan Formula E tetap jalan, tidak pernah terganggu. Karena pada prinsip kerja KPK tidak pernah terganggu dengan kekuasaan manapun, itu undang-undang menyebutkan. Jadi, KPK adalah lembaga negara dalam rumpun eksekutif dan dalam pelaksanaan tugas dan wewenangnya tidak terpengaruh kepada kekuasaan manapun," tegas Firli Bahuri saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/12/2022) dini hari.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan