Soal Kepulauan Widi, Noval Assegaf: Pulau Ini Lelang untuk Dijual, Kalian Mudah Dibodohi dengan Permainan Kata-kata

  • Bagikan
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Habib Noval Assegaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Habib Noval Assegaf mengomentari soal lelang Kepulauan Widi khususnya terkait pernyataan Mendagri bahwa lelang dilakukan bukan untuk dijual tapi untuk menarik investor.

Noval Assegaf menyampaikan, menjual dengan mengajak investasi untuk mengelola itu berbeda. Investasi harus jelas untuk apa, seperti IKN itu investasi.

Menurutnya, jika ada yang percaya pulau itu tidak dijual tapi cari investor mengelola tanpa tujuan yang jelas itu kebodohan.

“Kepemilikan bukan berarti memisahkan dari RI tapi akan menjadi hak private,” tuturnya dalam unggahannya, Jumat, (9/12/2022).

“Lelang untuk dijual itu ya dijual. Pulau ini lelang untuk dijual. Jangan diartikan lelang yang lain. Kebodohan kalian mudah dibodohi dengan permainan kata-kata. Sudah pasti yang membeli akan mengelolanya jika tidak dia cuma buang-buang duit,” tambahnya.

Dia mengatakan, para pejuang mempertahankan wilayah Indonesia dengan perang walaupun tanah itu kosong. Saat ini ada yang mau jual dengan alasan tidak berpenghuni.

“Dilelang agar laku dan dapat duit. Yang cinta NKRI Harga Mati mana suaranya?,” tandasnya.

Diketahui, rencana lelang dilakukan pada 8-14 Desember 2022 terhadap 100 pulau tropis di Kepulauan Widi.

Informasi mengenai lelang tersebut sebagaimana dipublikasi di situs Sotheby's Concierge Auctions di New York, Amerika Serikat. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan