Hilirisasi Nikel, Bahlil Lahadalia Dorong Investasi di Sultra dan Sulut

  • Bagikan
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan saat ini pemerintah sedang mendorong pembangunan hilirisasi baterai kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tak hanya di Sultra, ia juga menargetkan hilirisasi nikel untuk kebutuhan baterai EV juga dibangun di wilayah penghasil nikel terbesar di Indonesia, yakni Sulawesi Utara (Sulut).

Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat menyampaikan sambutan di acara Hari Nusantara di Kabupaten Wakatobi, Sultra, yang dipantau secara daring, pada Selasa (13/12).

“Kita sekarang mendorong investasi di Sulawesi Tenggara untuk membangun hilirisasi EV baterai. Kemarin saya sudah melakukan pertemuan dengan beberapa investor, tidak hanya di Sultra yang kita bangun ekosistem EV baterai. Tetapi juga di Sulut karena nikel yang paling banyak itu di Sulut,” kata Bahlil.

Ia memastikan, target pembangunan hilirisasi itu telah sesuai dengan arah kebijakan Indonesia yang sedang mendorong hilirisasi industri. Selain nikel, Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemerintah juga akan menjadikan aspal sebagai fokus pengembangan ekonomi terutama di wilayah Sultra.

“Kemarin waktu mau berangkat, saya minta arahan Pak Presiden bahwa aspal sudah dibawa dalam Rapat Terbatas (Ratas) dan ini akan menjadi fokus yang akan dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan Sultra ke depan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, industri hilirisasi di Indonesia terus digenjot seiring dengan komoditas nikel yang dianggap berhasil karena mampu meningkatkan nilai tambah pendapatan bagi negara.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan