DKI Jakarta Larang Warga Rayakan Nataru dengan Penggunaan Petasan

  • Bagikan
Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menyalakan petasan, harus mengurungkan niatnya. Pasalnya, penggunaan petasan saat Nataru dilarang.

Larangan itu berlaku bagi warga DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memutuskan melarang penggunaan petasan saat Nataru.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Arifin mengatakan larangan petasan saat Nataru agar tidak membahayakan warga.

“Petasan tidak diperbolehkan karena membahayakan ya ada potensi kebakaran,” ucap Arifin, Jumat (23/12).

Arifin mengaku menerjunkan anak buahnya untuk terus mengawasi penjualan petasan di ibu kota. Pihaknya bahkan melakukan razia dengan teguran maupun penyitaan.

“Razia terus kami lakukan pengawasan terus. Diharapkan sih tidak terlalu berlebihan dalam menyambut tahun baru,” kata dia.

Dia lalu mengimbau agar masyarakat merayakan Tahun Baru 2023 dengan kegiatan yang menjamin rasa aman dan nyaman.

“Kami tidak ingin nanti ada yang terkena musibah kematian penggunaan petasan yang bisa menimbulkan kebakaran dan sebagainya. Semua tokoh masyarakat ikut juga bersama-sama mengingatkan,” tambahnya.

Adapun, Pemprov DKI Jakarta bakal memusatkan perayaan Tahun Baru 31 Desember 2022 di Taman Mini Indonesia Indah dan sejumlah titik lain di Ibu Kota.

"Kami melihat TMII sebagai ikon destinasi wisata di Jakarta dan baru buka, sehingga kami aktivasi TMII. Alhamdulillah responsnya sangat baik," ucap Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Andhika, Selasa (20/12) lalu.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama antara FAJAR.CO.ID dengan JPNN.COM. Segala hal yang terkait dengan artikel ini adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari JPNN.COM.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan