Normalisasi Kali Ciliwung, Dinas SDA DKI Jakarta Klaim Pembebasan Lahan Sudah 98 Persen

  • Bagikan
Anak-anak yang tinggal di Kampung Pulo Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur berenang-renang di Kali Ciliwung, Senin (8/2). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta khususnya Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta masih terus mengerjakan program normalisasi Kali Ciliwung untuk penanganan banjir.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tanah Dinas SDA DKI Jakarta Roedito mengatakan pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung di area Gang Arus, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, kini sudah mencapai 98 persen.

"Pembebasan di Gang Arus, Cawang, sudah 98 persen," kata Roedito saat dihubungi, Jumat (23/12).

Adapun pembebasan lahan 98 persen ini setara dengan 13.182 meter persegi. Lahan yang mesti dibebaskan tersisa dua persen atau setara dengan 260 meter persegi.

Menurutnya, dua persen lahan itu terlambat dibebaskan karena area tersebut merupakan tanah wakaf.

Di tanah wakaf tersebut saat ini berdiri sebuah musala. Untuk membebaskan lahan tersebut, Dinas SDA DKI Jakarta mesti berkoordinasi dengan Kementerian Agama.

"Di Gang Arus Cawang, (yang belum dibebaskan) tinggal musala, kendalanya karena tanah wakaf," jelasnya.

Sementara itu, koordinasi antara pihaknya dengan Kementerian Agama terkait pembebasan di tanah wakaf itu hingga kini masih belum ada keputusan akhir. Untuk anggaran pembebasan di Gang Arus menelan biaya hingga Rp and 104 miliar.

"Sekitar sebegitu ya anggarannya, Rp 104 miliar," tutupnya. (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan