Korban Kebakaran Pasar Sentral Ngaku Sebelum Tragedi Terjadi Listrik Padam dan Tercium Aroma Bensin

  • Bagikan
Kebakaran di Pasar Sentral FOTO: MUHSIN/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Ratusan kios dilalap si jago merah di Pasar Sentral Jalan Tembusan Nusakambangan Makassar pada Selasa (27/12/2022) malam.

Diketahui, para pemilik kios yang rata-rata menjual pakaian dan gorden tidak dapat menyelamatkan semua barang-barangnya.

Sementara itu, para pemilik kios yang di Jl Kyai H Agus Salim berhasil menyelamatkan beberapa barang-barangnya.

Berdasarkan informasi yang dirangkum fajar.co.id, kobaran api mulai terlihat sekira pukul 18.20 Wita menjelang salat isya.

Tidak lama, suara sirine pemadaman mulai muncul. Satu persatu mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke los yang dilahap si jago merah.

Terlihat juga, sejumlah anggota Anti Gangguan dan Kerusuhan Brimob juga turun melakukan pengawasan.

Salah satu pemilik los, Salma Anas (42) mengatakan, info yang beradar ada letusan di bagian tengah blok B. Dan, ada aroma bensin yang dicium masyarakat sekitar.

"Jadi ini tidak tahumi kebakaran tidak tahu ke berapa kali dan penyebabnya tidak pernah ditahu. Polisi juga tidak ditahu sampai sekarang kemarin-kemarin ituji bilang koslet itu terusji," ujar Salma.

"Katanya orang ada meletus, ada bau bensin orang bilang. Orang-orang tadi bilang kalau ada bau bensin," ucapnya kepada awak media di Pasar Sentral.

Lebih lanjut, dikatakan Salma setelah waktu salat magrib tercium aroma bensin. Hal mencurigakan lainnya, paginya juga kios di Blok B listriknya padam.

"Katanya ada bau bensin. Tapi sebenarnya tadi pagi bermasalah mati semua lampu. Inikan disini semua lampunya di Blok B mati semua," tutur perempuan yang mengaku telah menjual di Pasar Sentral puluhan tahun itu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan