Begini Kronologi Warga Pangkep Meninggal dengan Tabung Oksigen Bengkel, Gerindra Soroti Bupati

  • Bagikan
Warga Pangkep Rusli (40) meninggal dunia usai menempuh perjalanan laut menuju Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, PANGKEP -- Seorang pasien Puskesmas Pulau Sapuka, Liukang Tangngaya, Kabupaten Pangkep akhirnya meninggal dunia setelah berjam-jam menempuh perjalanan laut menuju Kota Makassar dengan menggunakan Kapal Perintis.

Pasien tersebut menggunakan tabung oksigen bengkel dan tanpa pelayanan dokter di Puskesmas.

Pasien tersebut bernama Rusli (40) berasal dari Kelurahan (Pulau) Sapuka, Kecamatan Liukang Tangngaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Sulawesi Selatan diketahui menderita penyakit asma.

Kaitan hal ini, salah satu Pengurus DPC Partai Gerindra Pangkep, Andi Darwin menyesalkan dan menagih janji Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.

Pasalnya saat momentum kampanye tahun 2020 lalu, bupati termuda itu mengkampanyekan program unggulan Home Care yang disebut-sebut sebagai program kesehatan lintas laut membantu masyarakat ketika hendak berobat.

"Pengurus Gerindra Pangkep menyesalkan tindakan Bupati yang melupakan program HOME CARE saat kampanye pilkada 2020. Janji Kampanye seolah olah hanya pemanis saja," kata Andi Darwin, Rabu (11/1/2023).

Lanjut dia, padahal layanan kesehatan merupakan faktor penting dalam mengatasi kemiskinan. Dengan begitu ia menghimbau perlu perhatian khusus Pemkab Pangkep mengatasi persoalan yang dihadapi warga di Kabupaten tersebut.

"Jika rakyat sehat, produktifitas kerja akan meningkat. Maka kesejahteraan juga meningkat," tegasnya.

Seperti diberitakan, sebelum meninggal, keluarga almarhum sempat membawanya ke Puskesmas Pulau Sapuka di Liukang Tangngaya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan