Usai Sebut Wanita Berpakaian Terbuka Itu Bodoh, Brand Hijab Rabbani Berulah Lagi, Komnas Perempuan Tidak Terima

  • Bagikan
Rabbani / Twitter

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Brand Hijab Rabbani disorot usai merilis iklan yang dinilai kontroversial. Dalam iklan tersebut, terdapat kalimat yang menyebut 'wanita yang berpakaian terbuka itu bodoh'.

Rabbani disebut memojokkan pihak perempuan terkait penyebab utama terjadinya pelecehan seksual.

"Ketika perempuan berpakaian minim. Jika terjadi pelecehan. Siapakah yang salah? Posisi wanita tidak salah jika dilihat dari sudut wanita karena setiap wanita berhak menggunakan pakaian apapun. Jadi laki-lakinya aja yang mesum. Namun jika dilihat dari sudut pandangan pria. Wanita yang berpakaian terbuka itu bodoh. Tidak ada asap tidak ada api. Wanita yang berpakaian terbuka akan mengundang seorang pria yang berniat berpikiran buruk," bunyi keterangan dalam video yang diupload di akun media sosial resmi Rabbani.

Terkait hal ini Direktur Marketing Rabbani, Ridwanul Karim mengklarifikasi usai brandnya dihujani kritik.

"Sebetulnya jelas Ridwan, dari sisi konten tersebut, pihaknya tidak tendensius untuk memojokkan korban pelecehan seksual.

"Karena kalau berbicara data pun, salah-satu faktor yang menyebabkan pelecehan seksual itu berpakaian terbuka," jelas Ridwan lewat kanal Youtube kasisolusi dikutip Kamis (12/1/2023).

Iklan Rabbani

Giliran Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang angkat bicara perihal ini. Melalui pernyataan tertulis, pihak Komnas Perempuan menyebut data yang disampaikan oleh Ridwan tidak pernah ada.

"Pernyataan tersebut disampaikan pada menit 02.05 – 02.25 dengan menyebutkan data diambil berdasarkan data Komnas HAM Perempuan. Kemungkinan besar yang dimaksudkan dengan Komnas HAM Perempuan adalah Komnas Perempuan. Berkali-kali narasumber dan host menyebutkan nama “Komnas Perempuan” sebagai rujukan data yang dibahas, termasuk menyebutkan faktor-faktor terjadinya kekerasan, termasuk cara berpakaian perempuan," tulis Komnas Perempuan dalam website resminya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan