Buntut Meninggalnya Mahasiswa Saat Diksar, Unhas Bentuk Tim Investigasi hingga Bekukan Mapala 09 Teknik

  • Bagikan
Gedung Rektorat Unhas

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Virendy Marjefy, mahasiswa Teknik Arsitektur dikabarkan meninggalkan pada Jumat (13/1/2023) saat mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Mapala 09 Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas).

Buntut kematian pria umur 19 tahun itu, membuat pihak kampus membekukan sementara aktivitas Mapala 09. Keputusan itu berlaku sejak Senin (16/1/2023).

“Saya konfirmasi dengan Dekan Fakultas Teknik, dia telah mengeluarkan surat keputusan bahwa kegiatan sementara (Mapala 09) fakultas teknik itu diberhentikan, jadi ada SK dari dekan pertanggal 16 Januari,” kata Kabag Humas Unhas Supa Athana, kepada fajar.co.id, Senin (16/1/2023).

Selain membekukan kegiatan Mapala 09, Supa bilang pihak Unhas juga telah membentuk tim investigasi untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Itu di SK Dekan tentang pemberhentian kegiatan sementara UKM Mapala 09 dan pembentukan tim investigasi fakultas teknik. Itu yang dilakukan dekan Fakultas Teknik,” jelasnya.

Walau demikian, Supa belum merinci siapa saja nama yang ditunjuk menjadi anggota tim investigasi dimaksud. Ia juga belum membeberkan SK tentang pemberhentian sementara Mapala 09 dan SK pembentukan tim investigasi.

“Nama-namanya belum ada. Saya akan konfirmasi dengan dekan terkait nama itu. Yang di SK belum ada nama terlampir,” terangnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan