Jaksa Beber Dua Tembakan Ferdy Sambo ke Kepala Brigadir J, Rusak Batang Otak

  • Bagikan
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) membeber sejumlah fakta dalam persidangan pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Salah satunya soal tembakan yang dilakukan Ferdy Sambo.

Mantan polisi jenderal bintang dua itu melepaskan dua kali tembakan ke kepala ajudannya tersebut.

Ferdy Sambo melepaskan timah panas ke Yosua usai Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E menembak rekan kerjanya itu.

“Lalu untuk memastikan benar-benar tidak bernyawa lagi saksi Ferdy Sambo yang sudah memakai sarung tangan memegang senjata api dan menembak sebanyak 2 kali mengenai tepat kepala bagian belakang sisi kiri korban. Sehingga, korban meninggal dunia,” kata Jaksa saat membacakan tuntutan terdakwa Ricky Rizal di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (16/1).

Tembakan Ferdy Sambo menembus kepala bagian belakang sisi kiri korban melalui hidung. Tembakan ini mengakibatkan adanya luka bakar pada hidung sisi kiri. Karena, lintasan anak peluru dan rusaknya tulang dasar tengkorak pada dua tempat yang mengakibatkan kerusakan tulang dasar rongga bola mata bagian kanan.

“Dan menimbulkan resapan darah pada kelopak bawah mata kanan yang lintasan anak peluru telah menimbulkan kerusakan pada batang otak,” ucap Jaksa.

Sebelumnya, Ricky Rizal dituntut 8 tahun penjara oleh JPU dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Ricky dianggap memenuhi unsur pelanggaran pidana karena membantu proses terjadinya pembunuhan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan